Thursday, 4 October 2018
Timnas U-16 Indonesia Punya Peluang Tampil di Piala Dunia U-17
Pelatih Tim nasional U-16 Indonesia Fakhri Husaini menyampaikan Indonesia masih tetap memiliki peluang untuk tampil di Piala Dunia U-17. Menurutnya, yang diimpikan bermain di level dunia dapat terwujud jika ada skema pembinaan yang pasti.
"Kesempatan dapat diambil di masa yang akan datang," katanya di Kementerian Pemuda serta Berolahraga, Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018.
Kepercayaan pelatih berumur 53 tahun ini cukuplah beralasan. Fakhri memandang pengalaman team asuhnya bermain di Piala AFC U-16 tempo hari tunjukkan tidak ada satu team yang menguasai kompetisi. Indonesia, bahkan juga dapat menaklukkan Iran yang diatas kertas lebih diunggulkan.
"Ini pelajaran bernilai. Kami dapat petakan kekuatan serta kesempatan (ke arah) Piala Dunia U-17 benar-benar besar," kata Fakhri.
Awal mulanya, Tim nasional U-16 Indonesia tidak berhasil maju ke Piala Dunia U-17 tahun 2019. Tim nasional U-16 mesti mengaku kelebihan Australia di set perempat final Piala AFC. Walau sebenarnya, tiap-tiap team yang maju ke semi final Piala AFC akan memperoleh ticket langsung ke Piala Dunia U-17.
Sutan Diego Zico cs kalah 2-3 dari Australia. Indonesia sebetulnya sudah sempat unggul melalui gol Sutan Zico. Akan tetapi sesudah itu, Tim nasional U-16 Australia cetak 3 gol melalui Daniel Walsh, Adam Leombruno, serta Noah Botic. Indonesia cuma dapat membalas melalui gol Rendy Juliansyah di akhir set ke-2.
Ke depan, Fakhri mengharap beberapa pemangku kebutuhan (stakeholder) dapat wujudkan peta jalan atau road map skema pembinaan buat pemain umur muda. Menurutnya, titel juara Piala AFF 2018 tidak terlepas dari berjalannya pertandingan yang digelindingkan oleh federasi sepak bola, pemerintah, serta swasta.
Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Semua Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengatakan sekarang ini pihaknya telah merubah format pembinaan timnas. Jika awal mulanya pembinaan dikerjakan dengan pemfokusan latihan (training) periode panjang, katanya, ke depan alur pembinaan akan memprioritaskan pengalaman bermain di pertandingan.
"Yang dibina ialah pengalaman bersaing serta mental. Itu dibuat melalui jam terbang serta pertandingan berkualitas," kata Tisha.
Sekarang ini PSSI telah memiliki pertandingan Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018. Pertandingan itu bergulir pada 15 September sampai 16 Desember 2018. Sekitar 18 team peserta Liga 1 2018 turut bersaing. Tisha mengharap beberapa pemain jebolan Tim nasional U-16 dapat bermain di liga itu serta dapat jadi bibit supaya Indonesia bermain di Piala Dunia U-17.




0 comments:
Post a Comment