Tuesday, 27 November 2018

Toni Kroos Harusnya Jadi Milk MU, Ini Penyebabnya





Gelandang kreatif Real Madrid Toni Kroos semestinya bermain untuk Manchester United (MU) semenjak empat tahun kemarin. Akan tetapi, transfer itu tidak berhasil karena David Moyes sudah terburu dikeluarkan.

Pada musim 2013/2014, Moyes diakui manajemen Setan Merah selesai Sir Alex Furguson akan memutuskan pensiun. Tidak tampil mengesankannya MU membuat Moyes kehilangan pekerjaan.

Rupanya, Moyes jadikan Kroos menjadi salah satunya gelandang yang diutamakan MU waktu itu. Masalahnya mereka barusan ditinggal Paul Scholes yang gantung sepatu.

Waktu itu, MU sebenarnya mempunyai Darren Fletcher, Michael Carrick, sampai Anderson. Sayangnya, waktu itu juga beberapa nama itu tampil kurang menonjol.

Kroos yang waktu itu dicari MU masih tetap jadi tulang punggung di posisi tengah Bayern Munchen.

Saat interviu dengan TalkSport, Moyes mengakui Kroos sebetulnya telah sepakat masuk dengan MU musim panas 2014. Sayangnya, Moyes tak akan ada di Old Trafford saat itu.

Bersamaan pemecatan Moyes, Kroos juga tidak berhasil ke MU. Pada bursa transfer musim panas 2014, Kroos masuk dengan Madrid serta jadi andalan sampai saat ini.

Hanya satu pemain yang dapat dihadirkan Moyes yaitu Marouane Fellaini sesudah tidak berhasil mengambil Cesc Fabregas. Gelandang kribo asal Blegia itu adalah anak yang paling disayangi Moyes waktu di Everton.

"Berita itu benar (Kroos sangatlah dekat dengan MU). Toni Kroos sepakat untuk hadir ke Manchester United bersama dengan saya," tutur Moyes.

"Saya berjumpa dengan ia serta istrinya. Kami telah sampai persetujuan waktu ia masih tetap di Bayern. Tetapi, saya baru dapat mengakhiri transfer ini di akhir musim, sebelum ia gabung Real Madrid," katanya.

0 comments:

Post a Comment