Thursday, 2 August 2018

Formasi Apa yang Digunakan Roma Jika Messi Resmi Bergabung?

Presiden AS Roma, James Pallotta, bercanda jika timnya akan menghadirkan Lionel Messi dari Barcelona pada bursa transfer kesempatan ini. Hal tersebut bersamaan dengan kesuksesan Juventus mendaratkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.

Kenapa Pallotta pesimis Roma dapat menghadirkan Messi, walau Juventus bisa mendaratkan Ronaldo? Karena, klausul terlepas yang dipunyai Messi jauh diatas Ronaldo. Sekarang ini, klausul terlepas Messi sampai 700 juta euro (Rp11, 8 triliun). Banding dengan Ronaldo yang waktu dilepaskan Madrid cuma mempunyai klausul terlepas 100 juta euro (Rp1, 68 triliun).



Bila Roma memaksakan keluarkan 700 juta euro, mereka dapat tidak mematuhi ketentuan Financial Fair Play (FFP) yang diaplikasikan UEFA. Lepas dari itu, bila tidak ada ketentuan FFP, bukan tidak mungkin saja Giallorossi –julukan Roma– dapat menghadirkan Messi.

Karena, Pallotta adalah miliuner yang mempunyai perusahaan di bagian investasi yaitu Raptor Grup. Misal Messi dapat dihadirkan ke Stadion Olimpico, akan bermain di tempat mana pesepakbola 31 tahun itu dibawah racikan Eusebio di Francesco?

Sejak ditunjuk menjadi pelatih Roma pada awal musim kemarin, Di Francesco memercayakan alur 4-3-3 yang dapat menjadi alur 4-2-3-1. Dalam alur itu, Messi bisa beroperasi di tiga tempat sekaligus juga.

Pertama, Messi bisa bertindak menjadi second penyerang, menyangga striker tunggal yang dihuni Edin Dzeko. Setelah itu, Messi bisa bekerja menjadi winger kanan, tempat yang seringkali ditempatinya saat memulai karir menjadi pesepakbola. Lalu, tempat paling akhir adalah bekerja menjadi false nine atau umum dimaksud striker bayangan.

(BBM) : AGENS128 

WhatsApp : 087789221725

LINE : AGENS1288

0 comments:

Post a Comment